Connect with us

Ketik yang ingin anda cari

Aseng.id

Pepatah

Pepatah Pilihan Irwan Hidayat

© voi.id

DITEMUI di kantornya di Jakarta beberapa bulan lalu, Irwan Hidayat mengatakan kesuksesannya semata-mata karena Tian yi (天意): takdir/rencana/berkat Tuhan. Tak ada yang lain.

Pemilik Sido Muncul tersebut berkisah, waktu kecil sering sakit-sakitan. “Karena begitu, saya kemudian diambil anak oleh nenek saya. Nenek mendirikan Sido Muncul. Logonya foto saya sama beliau. Yang terus dipakai sampai sekarang. Singkat cerita, saya kemudian mewarisi perusahaan ini,” tuturnya.

Ajaran Tiongkok klasik, terutama yang bersumber dari falsafah Konfusius, memang sangat memercayai takdir. Persis seperti Islam yang mengimani qada dan qadar. Zixia 子夏, salah seorang murid terpenting Konfusius, pernah berujar, “死生有命,富贵在天” (sǐ shēng yǒu mìng, fù guì zài Tiān): hidup dan mati adalah nasib, kaya dan mulia adalah takdir Tuhan.

Dalam artian, senyampang belum ditemukan teknologi yang bisa menjadikan hidup abadi, semua yang bernapas pada akhirnya akan mati. Tidak akan ada Ouroboros, ular yang selamanya berputar-putar memakan ekornya sendiri –yang melambangkan keabadian– dalam mitologi Yunani.

Namun, menjadikan manusia kaya atau sebaliknya, sekalipun merupakan hak prerogatif Tuhan, tapi Tuhan agaknya masih melihat usaha manusia terlebih dahulu untuk memutuskannya. Dalam bahasa Alqur’an, Innallaha la yughayyiru maa biqaumin hatta yughoyyiru ma bi anfusihim (Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum, sampai mereka sendiri yang mengubahnya).

Masalahnya, bagaimana cara mengubah nasib/takdir? Bertepatan dengan harlah ke-70 Sido Muncul pada 11 November 2021 kemarin, Irwan mencuit lima ajaran pokok Konfusius melalui Twitter-nya: “Kebajikan – 仁 (ren), kebenaran – 義 (yi), dapat dipercaya – 信 (xin), kepatuhan – 禮 (li), kebijaksanaan – 智 (zhi).”

Boleh jadi, selain takdir Tuhan, itulah yang diamalkan Irwan hingga dirinya dan perusahaannya bisa bernasib luar biasa hoki seperti saat ini.


Catatan Redaksi: Tulisan ini dimuat pertama kali di rubrik ”Pepatah Tiongkok” Harian DI’s Way edisi Senin, 9 Mei 2022, hlm. 48.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juga Harus Anda Baca

Pepatah

KETUA Umum Perhimpunan Fujian Indonesia Didi Dawis yakin, “病从口入,祸从口出” (bìng cóng kǒu rù, huò cóng kǒu chū): penyakit berasal dari apa yang masuk ke...

Pepatah

BASUKI Tjahaja Purnama alias 钟万学 (Zhong Wanxue) atau dikenal dengan Ahok masih ingat betul apa yang dipesankan ayahnya. ”Nama baik lebih berharga daripada kekayaan...

Kongkow

KETIKA menonton film ”The Little Nyonya” versi pertama, saya jadi teringat dengan engkong saya. Sewaktu saya kecil, beliau banyak sekali mengajari saya tata krama...

Kongkow

DALAM masyarakat Tionghoa, bila ada anggota keluarga yang meninggal, biasanya akan ada perundingan apakah jenazah akan dikuburkan atau dikremasi. Bila yang terakhir yang diambil,...