Connect with us

Ketik yang ingin anda cari

Aseng.id

Kongkow

Tentara China Hendak Mengambilalih Indonesia?

© nationalinterest.org

BARU-BARU ini saya melihat postingan di media sosial yang isinya menggelitik. Katanya, ketika PPKM ini, jutaan tentara China telah diam-diam memasuki Indonesia. Ngeri-ngeri sedapnya, kedatangan mereka disebut-sebut adalah untuk mempersiapkan pengambilalihan Indonesia pada tahun 2024 nanti.

Tapi, apa benar tentara negara lain bisa semudah itu masuk ke Indonesia padahal negara ini tengah siaga COVID-19?

Karena curiga dengan kebenarannya, saya coba cek di situs web yang biasa mengklarifikasi berita hoaks. Postingan tersebut diklasifikasikan sebagai hoaks, ternyata. Menariknya, di laman itu saya juga menemukan postingan serupa yang tidak sedikit jumlahnya. Anda mungkin masih ingat, waktu awal pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, tersiar kabar ada pekerja China yang dituduh sebagai militer, tapi nyatanya hanya tukang konstruksi biasa. Berarti, hoaks kedatangan militer China ke Indonesia ini adalah hoaks yang terus-menerus didaur ulang.

Supaya hoaks macam ini tidak berlarut-larut, mungkin kita perlu renungkan beberapa hal. Pertama, apa benar tentara China punya keinginan untuk menyerang Indonesia? Salah satu data yang bisa dijadikan jawaban adalah Buku Putih Pertahanan China serta pidato-pidato kenegaraan pejabat China. Dari hasil pencarian yang saya temukan, China hanya akan menggunakan opsi militer untuk unifikasi Taiwan. Itupun hanya akan dilakukan jika unifikasi secara damai –yang terus diupayakan hingga sekarang– gagal. Tidak ada data valid yang saya temukan tentang rencana serangan militer atau pengambilalihan Indonesia oleh China. Terlebih, China tidak punya tradisi melakukan invasi dan pendudukan terhadap negara lain. Lah Dinasti Yuan yang menyerang Jawa itu apa? Itu Mongol, ya. Bukan China.

Kedua, kalaupun misal tentara China berkeinginan menjajah negara lain, kenapa harus Indonesia yang diambil alih oleh mereka? Apa yang dimau China dari negara kita? SDA? Banyak negara yang juga kaya akan SDA, lho. Tidak hanya Indonesia. Bahkan Afghanistan yang sekarang lagi ramai itu, memiliki SDA yang lebih kaya dari Indonesia dan lokasinya juga lebih dekat dengan China. Tapi, siapa yang menjajah Afghanistan selama ini? Anda tahu sendiri.

Ketiga, China saat ini berhubungan baik dengan Indonesia, untuk apa mereka repot-repot melakukan invasi? Bukankan hal itu akan kontraproduktif terhadap hubungan yang sudah susah-susah dibina ini? 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel menarik lainnya

Esai

DIAKUI atau tidak, suka atau tidak suka, hubungan antara etnis Tionghoa Indonesia dengan etnis mayoritas masih sering mengalami pasang surut. Meskipun sebenarnya generasi muda...

Kongkow

BELUM lama ini, sebuah kanal Youtube mengunggah cuplikan video pidato Presiden China Xi Jinping dan, sepertinya, sengaja menerjemahkannya secara asal-asalan. Video itu kemudian viral...

Esai

APAKAH dengan mengenyahkan TKA China dari bumi Indonesia ini akan membuat Anda bersemangat? Seketika meningkatkan rasa nasionalisme Anda yang menggebu-gebu itu? Kalau jawabannya iya,...

Esai

Melihat Tiongkok melulu sebagai ancaman, bisa jadi malah akan membuat kita ketinggalan peluang